RSS

Stop Dreaming Start Action

26 Mar

Stop Dreaming Start Action – Tidak ada cara lain yang dapat Anda lakukan untuk meraih apa yang Anda inginkan sampai Anda yakin bahwa Anda memiliki segala sesuatu yang dibutuhkan untuk itu. Oleh karenanya, sebelum anda memulai perjalanan Anda menuju kehidupan yang baru, evaluasi kembali keyakinan Anda, negatif atau positif. Semua keyakinan adalah pilihan kita, sadar atau tidak, sadar untuk stop DREAMING, dan Start Action sangat mempengaruhi kehidupan kita. Anda akan mempunyai sebuah kesempatan untuk menjaga keyakinan yang cukup kuat dan sangat selaras dengan apa yang Anda coba untuk meraihnya dalam hidup Anda.

Kebanyakan keyakinan adalah mis-interpretasi dari kejadian-kejadian dimasa lalu. Bukannya menjadi suatu pilihan yang sadar, dan orang-orang yang berhubungan dengan kita. Karena keyakinan dipelajari, maka mereka juga dapat tidak dipelajari dan diubah. Katakanlah, Anda yakin bahwa adalah tidak mungkin mendapatkan pekerjaan yang baik tanpa adanya berbagai dorongan. Anda pasti telah mempelajarinya secara sadar atau tidak sadar dari orang-orang disekitar anda atau dengan cara menginterpretasikan kejadian-kejadian dalam kehidupan. Hal ini tidaklah benar. Jika anda telah pernah berhubungan dengan para pemenang dalam kehidupan, maka Anda tidak pernah memiliki keyakinan ini karena mereka tidak pernah meyakini hal-hal bohong seperti itu.

Jika Anda memberikan beratus-ratus contoh untuk mendukung keyakinan yang anda miliki, maka saya juga dapat berbagi beratus-beratus kisah nyata yang terkait dengannya. Itu semua menghampiri kami terhadap apa yang Anda ingin yakini.

Alkisah di sebuah desa, ada seorang ibu yang sudah tua, hidup berdua dengan anak satu-satunya.
Suaminya sudah lama meninggal karena sakit
Sang ibu sering kali merasa sedih memikirkan anak satu-satunya.
Anaknya mempunyai tabiat yang sangat buruk yaitu suka mencuri, berjudi, mengadu ayam dan banyak lagi

Ibu itu sering menangis meratapi nasibnya yang malang, Namun ia sering berdoa memohon kepada Tuhan: “Tuhan tolong sadarkan anakku yang kusayangi, supaya tidak berbuat dosa lagi

Aku sudah tua dan ingin menyaksikan dia bertobat sebelum aku mati”
Namun semakin lama si anak semakin larut dengan perbuatan jahatnya, sudah sangat sering ia keluar masuk penjara karena kejahatan yang dilakukannya
Suatu hari ia kembali mencuri di rumah penduduk desa, namun malang dia tertangkap
Kemudian dia dibawa ke hadapan raja untuk diadili dan dijatuhi hukuman pancung
pengumuman itu diumumkan ke seluruh desa, hukuman akan dilakukan keesokan hari
di depan rakyat desa dan tepat pada saat lonceng berdentang menandakan pukul enam pagi

Berita hukuman itu sampai ke telinga si ibu dia menangis meratapi anak yang dikasihinya dan berdoa berlutut kepada Tuhan “Tuhan ampuni anak hamba, biarlah hamba yang sudah tua ini yang menanggung dosa nya”

Dengan tertatih tatih dia mendatangi raja dan memohon supaya anaknya dibebaskan
Tapi keputusan sudah bulat, anakknya harus menjalani hukuman
Dengan hati hancur, ibu kembali ke rumah Tak hentinya dia berdoa supaya anaknya diampuni, dan akhirnya dia tertidur karena kelelahan Dan dalam mimpinya dia bertemu dengan Tuhan

Keesokan harinya, ditempat yang sudah ditentukan, rakyat berbondong2 manyaksikan hukuman tersebut Sang algojo sudah siap dengan pancungnya dan anak sudah pasrah dengan nasibnya

Terbayang di matanya wajah ibunya yang sudah tua, dan tanpa terasa ia menangis menyesali perbuatannya Detik-detik yang dinantikan akhirnya tiba

Sampai waktu yang ditentukan tiba, lonceng belum juga berdentang sudah lewat lima menit dan suasana mulai berisik, akhirnya petugas yang bertugas membunyikan lonceng datang

Ia mengaku heran karena sudah sejak tadi dia menarik tali lonceng tapi suara dentangnya tidak ada

Saat mereka semua sedang bingung, tiba2 dari tali lonceng itu mengalir darah Darah itu berasal dari atas tempat di mana lonceng itu diikat

Dengan jantung berdebar2 seluruh rakyat menantikan saat beberapa orang naik ke atas menyelidiki sumber darah

 Tahukah anda apa yang terjadi?

Ternyata di dalam lonceng ditemui tubuh si ibu tua dengan kepala hancur berlumuran darah
dia memeluk bandul di dalam lonceng yang menyebabkan lonceng tidak berbunyi,
dan sebagai gantinya, kepalanya yang terbentur di dinding lonceng

Seluruh orang yang menyaksikan kejadian itu tertunduk dan meneteskan air mata
Sementara si anak meraung raung memeluk tubuh ibunya yang sudah diturunkan

Menyesali dirinya yang selalu menyusahkan ibunya Ternyata malam sebelumnya si ibu dengan susah payah memanjat ke atas dan mengikat dirinya di lonceng Memeluk besi dalam lonceng untuk menghindari hukuman pancung anaknya

Demikianlah sangat jelas kasih seorang ibu utk anaknya Betapapun jahat si anak, ia tetap mengasihi sepenuh hidupnya.

Marilah kita mengasihi orang tua kita masing masing selagi kita masih mampu
karena mereka adalah sumber kasih Tuhan bagi kita di dunia ini

Sesuatu untuk dijadikan renungan utk kita..

Agar kita selalu mencintai sesuatu yang berharga yang tidak bisa dinilai dengan apapun

There is a story living in us that speaks of our place in the world
It is a story that invites us to love what we love and simply be ourselves

Ambillah waktu untuk berpikir, itu adalah sumber kekuatan
Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahasia dari masa muda yang abadi
Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan
Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan
Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai, itu adalah hak istimewa yang diberikan Tuhan
Ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju kebahagiaan
Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati
Ambillah waktu untuk memberi, itu membuat hidup terasa berarti
Ambillah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai keberhasilan
Gunakan waktu sebaik mungkin, karena waktu tidak akan bisa diputar kembali.

Mulai dari sekarang, Janganlah tunda pekerjaan Anda,Stop DREAMING Start ACTION.

Apapun cita-cita anda, pasti bisa anda wujudkan selama anda konsisten dengan komitmen anda. Sembuhkan dulu diri anda. Itu langkah pertama yang menentukan masa depan anda yang lebih baik. Berikutnya ACTION sekarang juga! (jokosusilo.com)

 
1 Comment

Posted by on March 26, 2011 in Renungan

 

Tags: , , , ,

One response to “Stop Dreaming Start Action

  1. habibatul lutfiyah

    March 29, 2011 at 1:06 am

    cerita yang hebat buk…..
    buk bagaimana kalau keep dreaming and do action….biar ada pemacu nya….^^v

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: